Hal yang Perlu Anda Tahu Sebelum Memilih Asuransi Pendidikan dan Tabungan Pendidikan

20 Oktober 2018 | 18:15

Sering kali masyarakat menganggap bahwa tabungan pendidikan dengan asuransi pendidikan adalah dua hal yang sama. Padahal, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Baik dari segi siapa yang mengeluarkan produk maupun fitur yang ditawarkan. Bagi Anda yang masih bingung memilih di antara keduanya, ada baiknya untuk menyimak ulasan berikut.

Perbedaan mendasar asuransi pendidikan dan tabungan pendidikan

Asuransi pendidikan bukanlah produk yang dikeluarkan oleh bank dan tidak ada jaminan dari bank. Meskipun Anda membelinya di bank, asuransi pendidikan merupakan produk dari perusahaan asuransi. Dalam hal ini, bank menjadi agen yang berperan sebagai perantara atau penjual produk tersebut. Asuransi pendidikan memiliki peluang mendapatkan imbalan hasil atau keuntungan investasi tinggi. Namun, di sisi lain juga terdapat risiko yang perlu Anda pahami.

Anda juga harus membayar biaya-biaya asuransi lain yang dibebankan. Sangat mungkin uang tersebut akan berkurang. Keuntungannya adalah asuransi pendidikan memiliki daya tarik yakni perlindungan atau proteksi yang tak terbatas. Hal ini disesuaikan dengan kemampuan Anda membayar premi yang sudah disepakati. Jadi, tujuan utama dari asuransi pendidikan ini ialah melindungi dana pendidikan yang ada.

Sementara tabungan pendidikan adalah tabungan yang dikeluarkan oleh pihak bank. Karena itulah dapat dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Jika ada sesuatu pada pihak bank tersebut, tabungan Anda tetap aman karena sudah dijamin dari LPS ini. Beda dengan asuransi, tabungan pendidikan tidak ada nilai risiko karena keuntungan pasti diperoleh dari bunga tabungan.

Dengan kata lain, melihat pada kondisi di atas, nilai simpanan tabungan pendidikan tidak berubah. Pada umumnya, tabungan pendidikan memiliki nilai perlindungan asuransi namun lebih rendah dibandingkan asuransi pendidikan. Premi asuransi tabungan pendidikan akan dibayarkan oleh bank, jadi jumlah uang pertanggungannya terbatas dan hanya sampai setoran tertentu.

Fitur yang ditawarkan keduanya

Baik tabungan pendidikan maupun asuransi pendidikan memiliki fitur-fitur terbaik yang ditawarkan. Sebaiknya sebelum memilih di antara keduanya, perlu Anda perhatikan apa saja yang ditawarkan berikut ini:

  • Tabungan Pendidikan

Tabungan pendidikan sangat cocok untuk Anda yang menginginkan jangka pendek. Karena pada umumnya tabungan pendidikan bisa digunakan selama dua hingga lima tahun. Produk tabungan tidak memberikan bunga terlalu besar, sekitar 3% hingga 6% saja. Anda juga akan dikenakan biaya administrasi. Meski begitu, produk tabungan tetap ada manfaat asuransinya. Contohnya seperti saat tertanggung meninggal dunia, ahli waris akan mendapat dana nominal yang sudah ditentukan.

  • Asuransi Pendidikan

Jika Anda menginginkan dana pendidikan jangka panjang, asuransi pendidikan sangat tepat untuk Anda pilih karena jangka waktu menabungnya sekitar sepuluh tahun. Perbedaan asuransi pendidikan yakni memberikan manfaat proteksi lebih. Tidak hanya mendapatkan asuransi jiwa, tetapi juga asuransi kesehatan. Misalnya jika tertanggung sakit dan harus dirawat inap di rumah sakit, maka biaya rumah sakit akan ditanggung perusahaan asuransi.

Karena itulah bunga asuransi yang diberikan cukup besar, yakni 15% hingga 23% per tahunnya. Bagi orang tua, sebelum memilih asuransi pendidikan terbaik, sebaiknya Anda pahami dulu polis yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi. Dan yang paling penting adalah perusahaan tersebut sudah terdaftar dalam Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baik tabungan pendidikan maupun asuransi pendidikan pada intinya menawarkan keuntungan bagi nasabahnya. Namun, bila Anda menginginkan perlindungan lebih, sebaiknya memilih asuransi pendidikan. Selain jangka panjang, ada pula fasilitas lain yang bisa didapat seperti yang sudah dijelaskan di atas. Pastikan Anda mendapatkan asuransi pendidikan terbaik untuk anak agar masa depan mereka terjamin.

 

Rekomendasi