6 Profesi yang Rawan Digantikan Robot di Masa Depan

5 Agustus 2018 | 04:05

Teknologi hadir ke dunia ini untuk memudahkan manusia. Inovasi teknologi akan terus menerus dilakukan supaya kerja manusia bisa teringankan. Hal tersebut jelas menguntungkan manusia. Namun, dari sisi lain, hal tersebut justru akan merugikan manusia. Mesin dan robot dianggap dapat mengambil alih profesi manusia di masa depan. Profesi apa saja itu?

Petugas kargo

Tugas utama petugas kargo adalah menyortir barang yang masuk supaya dapat terkirim ke tempat tujuan. Mereka harus mencocokkan barang dan alamat yang terlampir supaya tidak terjadi salah kirim. Namun, saat ini pekerjaan tersebut mampu dilakukan oleh mesin dan robot. Mesin cukup memindai barcode yang ada pada paket dan meletakkannya pada jalur yang sesuai.

Kasir

Pekerjaan kasir toko juga berisiko diambil alih oleh robot. Hal ini karena tugas seorang yang cenderung statis dari memindai barang hingga memberi kembalian merupakan sebuah proses yang repetitif. Dengan sedikit sistem dan kecerdasan buatan, robot dapat menggantikan posisi kasir di masa depan. 

Supir

Saat ini, teknologi kendaraan yang mampu berjalan sendiri (self-driving) terus dikembangkan. Inovasi tersebut juga mulai mendekati sempurna dengan perbaikan yang terus dilakukan. Beberapa kendaraan umum bahkan telah beroperasi tanpa awak kemudi. Oleh karena itu, pekerjaan yang terkait dengan menjalankan kendaran kini berada di ujung tanduk.

Perusahaan yang bergerak dalam bidang konstruksi saat ini juga telah menggunakan alat-alat berat yang dikendalikan oleh mesin. Selain lebih aman, biaya yang dikeluarkan juga lebih hemat dengan menggunakan mesin. Tidak hanya konstruksi, beberapa perusahaan pertanian kini juga mulai menggunakan traktor dan alat panen otomatis.

Agen travel

Untuk yang satu ini, Anda mungkin sudah merasakannya. Sekarang ini, keberadaan agen travel telah tergeser oleh mesin yang ada dalam aplikasi atau software travel. Melalui aplikasi ini, Anda dapat memesan dan membeli tiket perjalanan dengan tanggal yang diinginkan tanpa harus berhadapan langsung dengan agen travel.

Telemarketer

Dengan adanya mesin pengenal suara (voice recognition) dan duplikasi suara (speech synthesis), saat ini pekerjaan telemarketer semakin terancam. Saat ini, telah banyak perusahaan yang memanfaatkan dua mesin ini untuk menggantikan manusia dalam menerima dan melakukan panggilan. Inovasi terkini bahkan juga akan membuat suara yang dihasilkan mendekati aslinya.

Teller bank

Penggunaan uang fisik mulai ditinggalkan pada saat ini. Pemerintah Indonesia mulai menggalakkan penggunaan uang elektronik untuk setiap transaksi. Langkah yang paling nyata adalah dengan kebijakan penggunaan uang elektronik untuk pembayaran jalan bebas hambatan di seluruh Indonesia.

Hal ini tentu memiliki dampak bagi bidang keuangan. Dengan sirkulasi uang yang tidak sebanyak dahulu, maka jenis pekerjaan juga semakin berkurang. Tugas teller bank untuk menyetor dan menarik uang kini dapat digantikan oleh mesin. Belum lagi, dengan transaksi elektronik, mesin akan lebih dibutuhkan dibandingkan dengan teller.

 

Teknologi memang dihadirkan untuk dapat memudahkan manusia. Namun, pada satu titik tertentu, teknologi justru akan merugikan manusia. Terutama di saat lahan pekerjaan manusia diambil alih oleh mesin dan robot. Anda tidak perlu berkecil hati karena jika Anda terus mengembangkan kemampuan, maka masih banyak lahan pekerjaan yang tersedia.

 

Rekomendasi