Wisata Kampung Warna-warni

6 Juli 2017 | 13:02

Kreativitas bisa hadir di mana saja. Asal orang mau meluaskan pikirannya, berbagai kemungkinan menjadi terbuka. Dengan kerja keras dan tekad yang kuat, gagasan-gagasan inovatif bisa diwujudkan dan bermanfaat bagi banyak orang.
 
Salah satu wujud kreativitas anak bangsa yang menarik untuk dinikmati adalah kampung warna warni. Beberapa waktu lalu, media asing gencar memberitakan keindahan Kampung Pelangi di Semarang, Jawa Tengah. Menjadi istimewa karena sebelumnya kampung pelangi adalah kampung kumuh bantaran kali yang kini jadi indah karena kampungnya diwarnai. Demikian sebagaimana dilansir oleh hipwee.com.
 
Namun ternyata, kampung pelangi bukan satu-satunya kampung warna-warni di Indonesia. Sebelumnya sudah ada beberapa kampung lain yang menerapkan kreativitas yang sama. Bagi Anda yang sedang merencanakan liburan, boleh juga mempertimbangkan untuk mengunjungi kampung-kampung ini dan berinteraksi dengan penduduknya. Ini bisa jadi pengalaman liburan yang beda, lho.
 

Kampung Code, Yogyakarta

Kampung ini dulunya merupakan perkampungan kumuh. Romo Mangunwijaya yang menginisiasi perubahan ‘wajah’ kampung Code pada pertengahan tahun 1980-an. Bersama para relawan dan mahasiswa, Romo Mangun berhasil mengajak warga mau memperindah tampilan kampung ini. Rumah yang awalnya membelakangi sungai diarahkan untuk menghadap sungai, agar tidak membuang sampah di sungai. Pada tahun 1992, kampung Code mendapat penghargaan Aga Khan Award di bidang Arsitektur.
 
Pada tahun 2015, terjadi perubahan inovatif di kampung ini dengan pencatan rumah-rumah di sana dengan beraneka warna. Hasilnya dapat kita saksikan di sana, kampung yang dulunya tidak sedap dipandang, kini telah menjadi sangat indah dari kejauhan maupun dari dekat.
 

Kampung Warna Jodipan, Malang

Meskipun Code dikenal sebagai wilayah yang sukses mentransformasi kawasan kumuh menjadi tertata rapi, namun dalam soal warna mewarnai, kampung Jodipan lebih dahulu menjadi pionir.  Kampung ini digagas delapan mahasiswa jurusan Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kampung ini sudah menjadi populer dan dikunjungi oleh ratusan wisatawan di tiap akhir pekan. Biasanya mereka berfoto dengan latar belakang kali yang membelah kampung tersebut dengan ditingkahi ragam warna dari rumah-rumah di situ.
 
Yang unik, kehadiran banyak wisatawan ke sana ternyata mempengaruhi warga untuk lebih rapih dan bersih. Mungkin mereka ingin menunjukkan bahwa penduduk di sana adalah komunitas yang sudah berkembang pemikirannya dalam menata wilayah.
 

Kampung Warna-warni Teluk Seribu, Balikpapan

Tidak hanya di Pulau Jawa, kampung warna-warnia pun hadir di Kalimantan, tepatnya di Balikpapan. Berbeda dengan kampung warna lainnya yang berada di bantaran sungai, Kampung Warna-warni di Teluk Seribu Balikpapan ini berada di pinggir laut. Jadi istimewa karena selain bisa berswafoto di kampung ini, pengunjung bisa berwisata ke hutan mangrove di Teluk Seribu.
 
Selamat mengunjungi kampung warna-warni, jangan lupa banyak-banyak berfoto di sana, ya?

  

 

Rekomendasi

  • Travelling

    Mahakarya Berbalut Religi

    Sosok bangunan-bangunan klasik ini tak setenar Menara Eiffel, juga tak seharum Taj Mahal. Namun pesonanya tak lekang oleh waktu.

  • Business

    Peluang Usaha, Bagaimana Menemukannya?

    Peluang kadang tak menghampiri, melankan harus dicari.

  • Hobby

    Pimpin Tim Sebaik Mungkin

    Pemimpin yang dihargai anak buahnya akan lebih mudah mengarahkan tim menuju target dan tujuannya. Bagaimana caranya?

  • Hobby

    Melompat Dari Putaran Roda Hamster

    Mereka terus berlari hingga kehabisan napas. Namun setelah napas mereka habis, mereka tetap berada di dalam roda tersebut dan menyadari bahwa mereka tetap berada di tempat yang sama. Apakah itu kita?

  • Parenting

    Waspadai Cinta Posesif

    Adakah cinta yang berlebih sehingga menyakiti? Well,, jangan percaya. Cinta, semestinya tak boleh menyakitkan. Meski itu ada.

  • Hobby

    Cara Biasa Untuk Jadi Lebih Kreatif

    Tokoh-tokoh legendaris dunia seperti Albert Einstein, Picasso, atau Steve Job tidak akan menciptakan ide berlian hanya dengan duduk manis. Mereka melakukan kegiatan sehari-hari yang mampu mengasah ide-ide mereka.