Mitos dan Fakta Seputar Insomnia

21 Juli 2017 | 08:00

Insomnia adalah kesulitan untuk tidur atau tertidur, bahkan ketika seseorang memiliki kesempatan untuk melakukannya. Orang dengan insomnia dapat merasa tidak puas dengan tidur mereka dan biasanya mengalami satu atau lebih dari gejala berikut: kelelahan, energi rendah, sulit berkonsentrasi, gangguan mood, dan penurunan kinerja di tempat kerja atau di sekolah. Demikian sebagaimana dilansir oleh sleepfoundation.org.

Tertarik untuk mengetahui lebih lanjut? Berikut ini beberapa mitos dan fakta tentang Insomnia.


1. Mitos: Insomnia adalah masalah kejiwaan. Memang benar bahwa masalah psikologis bisa menyebabkan insomnia. Sebenarnya, stres adalah alasan nomor 1 kenapa orang jadi kurang tidur. Tapi itu bukan satu-satunya pemicu insomnia. Banyak hal lain misalnya kebersihan tempat tidur yang buruk, kesakitan, efek samping obat, sakit kronis, sindrom kaki gelisah, atau sleep apnea (gangguan tidur akibat masalah pernafasan, misal mendengkur).


2. Mitos: Menggunakan gawai sebelum tidur bisa membuat mata lebih cepat mengantuk. Faktanya, sinar dari layar gawai dapat membuat kadar hormon melatonin yang membantu Anda tidur malah jadi turun. Akibatnya, metabolisme Anda terpacu dan Anda jadi sulit tidur.


3. Mitos: Obat tidur membantu Anda tanpa risiko. Tidak sepenuhnya benar. Obat tidur hanya digunakan dalam keadaan terpaksa. Penggunaan obat ini dalam jangka panjang dapat memicu banyak risiko kesehatan. Anda juga bisa menjadi ketergantungan. Padahal kualitas tidur yang didorong oleh obat tidur tergolong rendah. Jadi, istirahat Anda pun jadi tidak optimal.


4. Mitos: Jam tidur yang hilang bisa digantikan di hari-hari berikutnya. Sebenarnya tidak. Risiko kurang tidur tetap Anda dapatkan dan jam biologis Anda tetap terganggu. Satu-satunya cara untuk mengejar ketinggalan tidur adalah dengan kembali ke jadwal tidur yang teratur.


5. Fakta: Tidur siang sejenak rupanya tak terlalu bermanfaat bagi pengidap insomnia. Tidur siang justru mempersulit mereka kembali ke jadwal tidur yang teratur karena malah membuat mereka lebih sulit tidur di malam hari.


6. Fakta: Keluarlah sejenak dari tempat tidur bila susah tidur. Bila Anda sudah lebih dari 1,5 jam di tempat tidur dan tetap terjaga, keluarlah sebentar dan lakukan aktivitas santai seperti membaca yang ringan dan mendengarkan musik santai. Aktivitas yang tenang bisa membantu Anda rileks dan merasa mengantuk. Tinggal di tempat tidur dapat menyebabkan frustrasi dan seiring waktu, Anda bisa mengasosiasikan tempat tidur Anda dengan kondisi terjaga, bukan istirahat.


7. Fakta: Anda bisa melatih diri untuk tidur. Anda dapat melatih tubuh Anda untuk mengasosiasikan perilaku tenang tertentu dengan tidur. Kuncinya, tentu saja, adalah konsistensi. Baca selama satu jam atau mandi hangat sebelum tidur. Mungkin bermeditasi akan membantu Anda mengantuk untuk tidur. Temukan apa yang sesuai untuk Anda, dan kemudian buat menjadi rutin setiap malam.


8. Fakta: Gangguan tidur takan akan hilang dengan sendirinya. Anda perlu menemukan penyebabnya dan bila sudah berlarut-larut dan berkonsultasi dengan dokter.

Jika Anda sudah memahami mitos dan fakta ini dan masih mengalami gangguan tidur, jangan ditunda untuk ditangani karena gangguan tidur bisa menyebabkan banyak penyakit psikologis maupun fisik.
 

 

Rekomendasi

  • Travelling

    Mahakarya Berbalut Religi

    Sosok bangunan-bangunan klasik ini tak setenar Menara Eiffel, juga tak seharum Taj Mahal. Namun pesonanya tak lekang oleh waktu.

  • Hobby

    Pimpin Tim Sebaik Mungkin

    Pemimpin yang dihargai anak buahnya akan lebih mudah mengarahkan tim menuju target dan tujuannya. Bagaimana caranya?

  • Hobby

    Melompat Dari Putaran Roda Hamster

    Mereka terus berlari hingga kehabisan napas. Namun setelah napas mereka habis, mereka tetap berada di dalam roda tersebut dan menyadari bahwa mereka tetap berada di tempat yang sama. Apakah itu kita?

  • Parenting

    Waspadai Cinta Posesif

    Adakah cinta yang berlebih sehingga menyakiti? Well,, jangan percaya. Cinta, semestinya tak boleh menyakitkan. Meski itu ada.

  • Hobby

    Cara Biasa Untuk Jadi Lebih Kreatif

    Tokoh-tokoh legendaris dunia seperti Albert Einstein, Picasso, atau Steve Job tidak akan menciptakan ide berlian hanya dengan duduk manis. Mereka melakukan kegiatan sehari-hari yang mampu mengasah ide-ide mereka.

  • Hobby

    The Power of Giving

    Tak sedikit penelitian menyebutkan, rasa bahagia saat memberi kepada orang lain, akan membuat diri kita lebih nyaman menjalani hidup. Siapapun diri kita, apapun kondisi kita saat ini, kita selalu bisa memberi.