Hening Sejenak Saat Diserbu 'Si Sibuk'

21 Juli 2017 | 09:51

Sibuk itu wajar. Kita perlu mengejar target-target dan harus mencari nafkah. Dilihat dari berbagai sudut pandang, hal ini tak terhindari. Kita punya mimpi yang mau diwujudkan dan kehidupan yang harus dibiayai.

Yang sibuk bukan hanya kita. Banyak orang juga tenggelam dalam upaya kerja keras masing-masing. Sekeliling kita penuh dengan orang-orang semacam itu. Sadarkah Anda bahwa kesibukan “semua” orang di saat yang bersamaan menimbulkan banyak sekali kebisingan di berbagai kanal inderawi kita? Dari mulai visual, auditoris sampai ke indera penciuman.

Padahal, sebenarnya kita butuh hening sejenak justru agar lebih produktif. Terlalu banyak kebisingan ditambah dengan kelelaha dalam melakukan tugas utama dapat menurunkan kapasitas mental kita dan pada akhirnya membuat kinerja berkurang secara drastis.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menemukan saat-saat hening dan tenang ini. Simak daftarnya di bawah ini:
1. Bangun lebih pagi. Dengan bangun lebih pagi, Anda jadi punya waktu beberapa saat, katakanlah 30 menit, untuk menikmati udara pagi tanpa terburu-buru harus berangkat ke kantor. Tentu ini hanya berlaku untuk mereka yang tinggal tidak terlalu jauh dari tempat kerjanya.


2. Berjalan di taman sejenak. Bila areal perkantoran Anda memiliki areal taman atau dekat dengan taman kota yang asri, ada baiknya Anda sempatkan untuk berjalan-jalan di taman tersebut sejenak.


3. Sesekali, tinggalkan telepon pintar Anda di rumah. Mungkin kedengarannya aneh. Bukankah Anda perlu komunikasi dengan tim atau atasan Anda? Triknya, sediakan telepon genggam fitur yang hanya bisa menelpon dan SMS. Bila ada sesuatu yang mendesak, tim atau atasan bisa menelpon Anda ke nomor di telpon fitur tersebut. Ini tidak butuh biaya mahal, karena telepon genggam fitur bisa dibeli dengan harga yang sangat murah, di bawah Rp500.000.


4. Matikan telpon pintar Anda secara regular dalam sehari. Oke, mungkin sulit buat Anda untuk meninggalkan telpon pintar Anda di rumah. Kalau begitu coba usahakan Anda matikan telpon pintar Anda secara rutin dalam sehari. Bisa juga Anda matikan koneksi datanya saja.


5. Pesan ruang rapat di kantor untuk Anda sendiri. Cobalah minta kepada manajer kantor atau resepsionis untuk membukukan pesanan waktu penggunaan ruang rapat untuk Anda pribadi. Di situ Anda bisa menikmati keheningan yang tercipta karena Anda ada di situ sendirian.


6. Cari waktu untuk meditasi. Belajarlah teknik-teknik meditasi mengatur pernafasan. Temukan waktu untuk sekedar merasakan nafas Anda. Anda bisa lakukannya di ruang rapat.


7. Tidur lebih awal. Terkait saran bangun lebih awal, tentu saja salah satu caranya yang paling utama adalah tidur lebih awal juga.


Nah, coba tips-tips di atas satu persatu, lalu lakukan evaluasi tentang apakah itu berhasil.
 

 

Rekomendasi

  • Travelling

    Mahakarya Berbalut Religi

    Sosok bangunan-bangunan klasik ini tak setenar Menara Eiffel, juga tak seharum Taj Mahal. Namun pesonanya tak lekang oleh waktu.

  • Hobby

    Pimpin Tim Sebaik Mungkin

    Pemimpin yang dihargai anak buahnya akan lebih mudah mengarahkan tim menuju target dan tujuannya. Bagaimana caranya?

  • Hobby

    Melompat Dari Putaran Roda Hamster

    Mereka terus berlari hingga kehabisan napas. Namun setelah napas mereka habis, mereka tetap berada di dalam roda tersebut dan menyadari bahwa mereka tetap berada di tempat yang sama. Apakah itu kita?

  • Parenting

    Waspadai Cinta Posesif

    Adakah cinta yang berlebih sehingga menyakiti? Well,, jangan percaya. Cinta, semestinya tak boleh menyakitkan. Meski itu ada.

  • Hobby

    Cara Biasa Untuk Jadi Lebih Kreatif

    Tokoh-tokoh legendaris dunia seperti Albert Einstein, Picasso, atau Steve Job tidak akan menciptakan ide berlian hanya dengan duduk manis. Mereka melakukan kegiatan sehari-hari yang mampu mengasah ide-ide mereka.

  • Hobby

    The Power of Giving

    Tak sedikit penelitian menyebutkan, rasa bahagia saat memberi kepada orang lain, akan membuat diri kita lebih nyaman menjalani hidup. Siapapun diri kita, apapun kondisi kita saat ini, kita selalu bisa memberi.