Sekolah Negeri atau Swasta? Pertimbangkan Dulu 5 Hal Ini

13 September 2017 | 19:34

Saat anak sudah masuk usia siap sekolah, Anda pasti pernah bertanya, “Sebaiknya sekolah negeri atau swasta?” Untuk mendapatkan jawabannya, Anda harus mempertimbangkan beberapa hal berikut. Selain itu, kualitas pendidikan anak, juga ditentukan saat Anda memilih asuransi pendidikan yang tepat.

1. Biaya
Hal yang paling menonjol dari perbedaan keduanya adalah biaya. Sudah menjadi rahasia umum bahwa biaya sekolah swasta lebih mahal daripada negeri. Hal ini bisa disebabkan karena standar pendidikan yang berbeda. Selain itu, sekolah swasta biasanya berusaha memberikan fasilitas selengkap mungkin sehingga biaya ini akan dibebankan pada muridnya. Sedangkan biaya sekolah negeri jauh lebih terjangkau, apalagi untuk SD dan SMP. Memilih asuransi pendidikan yang tepat untuk anak akan meringankan beban biaya pendidikan di masa mendatang.

2. Fasilitas
Sebetulnya jika dilihat dari segi fasilitas, tentu tidak bisa dipukul rata. Ada sekolah negeri yang memiliki fasilitas lebih baik dan juga sebaliknya. Namun pada umumnya, karena sekolah negeri didirikan oleh pemerintah dengan tujuan memberikan layanan pendidikan terbaik bagi masyarakat, maka ia memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Namun di lain sisi, tidak menutup kemungkinan bahwa sekolah yang bonafide juga memiliki fasilitas lain yang lebih lengkap. Dari sini, penting sekali memilih asuransi pendidikan untuk menjamin anak Anda mendapatkan fasilitas terbaik saat memasuki tahapan sekolah.

3. Perkembangan Karakter Anak
Di sekolah negeri, siswa-siswinya berasal dari berbagai kalangan sehingga memiliki tingkat keragaman yang jauh lebih tinggi dibanding sekolah swasta. Pada umumnya, karena biaya sekolah swasta yang mahal membuat hanya kalangan tertentu yang memilihnya sehingga siswa-siswinya juga terbatas. Oleh sebab itu, menyekolahkan anak di sekolah negeri akan lebih mudah untuk mengajarinya tentang keberagaman.

4. Tenaga Pengajar
Tenaga pengajar sekolah negeri diisi oleh para Pegawai Negeri Sipil yang dibiayai oleh pemerintah sedangkan sekolah swasta, tenaga pengajarnya berasal dari swasta. Jika dilihat dari segi kualitas, tentu itu akan menjadi hal yang sangat relatif. Baik tidaknya kualitas tidak hanya dilihat dari statusnya yang berupa PNS atau swasta, tapi tentang praktiknya sendiri di lapangan. Sebelum Anda mendaftarkan anak, ada baiknya mencari informasi mengani masing-masing sekolah tersebut kepada orang yang pernah menyekolahkan anak mereka di sana. Bekali juga dengan asuransi pendidikan agar anak Anda mendapatkan sekolahan terbaik.

5. Jumlah Siswa
Pada umumnya, sekolah negeri memiliki jumlah siswa lebih banyak sehingga dalam satu kelas pun jumlah maksimalnya juga berbeda dari sekolah swasta. Sebagai contoh, dalam satu ruang kelas sekolah negeri ada sekitar 35-40 orang siswa sedangkan swasta hanya sekitar 30-35 saja. Banyak tidaknya jumlah siswa dalam satu kelas juga ikut berpengaruh pada efektif tidaknya siswa dalam menerima pelajaran yang disampaikan oleh guru.

Apakah Anda satu dari sekian banyak orang tua yang lebih memilih pendidikan di sekolah swasta untuk anak atau sebaliknya? Pertimbangkan secara matang sebelum mengambil keputusan karena bukan Anda saja yang akan terlibat, tapi juga anak. Sebagai orang tua, Anda pasti menginginkan yang terbaik untuk anak, bukan? Selain mempertimbangkan negeri atau swasta, yang lebih penting lagi adalah memilih asuransi pendidikan untuk jaminan masa depannya.

 

Rekomendasi

  • Travelling

    Mahakarya Berbalut Religi

    Sosok bangunan-bangunan klasik ini tak setenar Menara Eiffel, juga tak seharum Taj Mahal. Namun pesonanya tak lekang oleh waktu.

  • Business

    Peluang Usaha, Bagaimana Menemukannya?

    Peluang kadang tak menghampiri, melankan harus dicari.

  • Hobby

    Pimpin Tim Sebaik Mungkin

    Pemimpin yang dihargai anak buahnya akan lebih mudah mengarahkan tim menuju target dan tujuannya. Bagaimana caranya?

  • Hobby

    Melompat Dari Putaran Roda Hamster

    Mereka terus berlari hingga kehabisan napas. Namun setelah napas mereka habis, mereka tetap berada di dalam roda tersebut dan menyadari bahwa mereka tetap berada di tempat yang sama. Apakah itu kita?

  • Parenting

    Waspadai Cinta Posesif

    Adakah cinta yang berlebih sehingga menyakiti? Well,, jangan percaya. Cinta, semestinya tak boleh menyakitkan. Meski itu ada.

  • Hobby

    Cara Biasa Untuk Jadi Lebih Kreatif

    Tokoh-tokoh legendaris dunia seperti Albert Einstein, Picasso, atau Steve Job tidak akan menciptakan ide berlian hanya dengan duduk manis. Mereka melakukan kegiatan sehari-hari yang mampu mengasah ide-ide mereka.