Tidak Bisa Jauh dari Smartphone? Kecanduan atau Penggunaan Berlebih?

18 Desember 2017 | 02:09

Di era digital seperti sekarang, penggunaan smartphone tentu tak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Baik untuk bekerja atau sekadar sarana hiburan, smartphone mampu menyediakan fungsi tersebut kepada Anda. Tak dapat dipungkiri bahwa hidup rasanya jadi lebih mudah berkat kehadiran  smartphone.

Namun, karena kemudahan tersebut, tanpa sadar kita jadi terlalu sering menggunakan smartphone. Tangan rasanya gatal jika tidak mengecek smartphone selama beberapa jam saja. Apabila hal ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin kesehatan Anda terganggu akibat kecanduan smartphone.

Efek Unik Smartphone terhadap Manusia

Dilansir dari situs Liputan 6, seorang psikolog bernama Adrian Ward pernah menulis sebuah jurnal yang diterbitkan oleh Journal of the Association for Consumer Research. Jurnal ini membahas tentang efek unik smartphone. Menurut Ward, smartphone memiliki efek yang sama seperti nama manusia.

Sejak kecil, nama telah menjadi identitas dan melekat dalam hidup seseorang. Misalnya, ketika sedang melakukan suatu pekerjaan dan tiba-tiba ada orang yang memanggil nama kita, kita berusaha untuk tidak mengabaikan panggilan tersebut agar bisa tetap fokus pada pekerjaan. Namun, jika orang tersebut terus memanggil nama kita, mau tak mau kita pasti akan berpaling.

Nah, hal seruap juga berlaku terhadap penggunaan smartphone. Semakin Anda bergantung terhadap smartphone, efeknya akan mirip seperti jika ada orang yang terus memanggil nama Anda. Semakin keras Anda berusaha tidak memedulikannya, semakin besar pula godaan untuk segera mengambil smartphone dan mengeceknya.

Kecanduan atau Hanya Penggunaan Berlebih?

Jika sudah seperti itu, apakah Anda bisa disebut kecanduan?

Sebenarnya, batasan antara kecanduan dan penggunaan berlebih masih abu-abu. Bahkan, menurut Dr. David Greenfield, seorang Assistant Clinical Professor of Psychiatry dari University of Connecticut, seperti yang dikutip dari situs National Geographic, hanya persentase kecil dari masyarakat luas yang telah dinyatakan sebagai pecandu smartphone. Namun, banyak orang yang sudah secara berlebihan menggunakan smartphone mereka.

Greenfield mengatakan bahwa tahap seseorang berubah menjadi kecanduan smartphone adalah ketika ia sama sekali tidak bisa berhenti menggunakannya walaupun hal tersebut membahayakan kesehatannya sendiri. Jika Anda merasa tidak nyaman, gelisah, atau mudah marah ketika berada jauh dari jangkauan smartphone, hal tersebut bisa jadi peringatan bahwa Anda mulai kecanduan.

Dampak Buruk Kecanduan Smartphone terhadap Kesehatan

Apabila kondisi tersebut terus dibiarkan, bukan tidak mungkin kesehatan Anda akan terancam. Ketika tangan Anda berulang kali menyentuh smartphone, bakteri dapat tumbuh dan berkembang biak di sini. Penelitian yang dilakukan di London School of Hygiene & Tropical Medicine bahkan menemukan bahwa tingkat bakteri yang ada pada smartphone bisa lebih tinggi dari dudukan toilet. Belum lagi kedua mata yang terus menerus dipaksa melihat layar dalam waktu lama. Mata pun jadi punya beban lebih dan harus bekerja lebih keras dari biasanya.

Tidak hanya itu, selain kesehatan fisik, kecanduan smartphone juga dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental Anda. Banyak orang menggunakan smartphone untuk mengakses media sosial, dan inilah yang bisa membuat Anda depresi. Ketika melihat konten yang di-post orang lain, kita cenderung membandingkan diri dengan mereka dan inilah yang lambat laun bisa menimbulkan stres.

Agar dapat terhindari dari kondisi kecanduan smartphone, Greenfield menyarankan Anda untuk mengupayakan waktu dan zona bebas smartphone. Misalnya, setiap harinya Anda menyisihkan waktu lima jam untuk tidak memegang smartphone sama sekali. Bahkan, apabila perlu, pasang alarm untuk mengingatkan Anda setiap harinya. 

 

Rekomendasi

  • Travelling

    Mahakarya Berbalut Religi

    Sosok bangunan-bangunan klasik ini tak setenar Menara Eiffel, juga tak seharum Taj Mahal. Namun pesonanya tak lekang oleh waktu.

  • Business

    Peluang Usaha, Bagaimana Menemukannya?

    Peluang kadang tak menghampiri, melankan harus dicari.

  • Hobby

    Pimpin Tim Sebaik Mungkin

    Pemimpin yang dihargai anak buahnya akan lebih mudah mengarahkan tim menuju target dan tujuannya. Bagaimana caranya?

  • Hobby

    Melompat Dari Putaran Roda Hamster

    Mereka terus berlari hingga kehabisan napas. Namun setelah napas mereka habis, mereka tetap berada di dalam roda tersebut dan menyadari bahwa mereka tetap berada di tempat yang sama. Apakah itu kita?

  • Parenting

    Waspadai Cinta Posesif

    Adakah cinta yang berlebih sehingga menyakiti? Well,, jangan percaya. Cinta, semestinya tak boleh menyakitkan. Meski itu ada.

  • Hobby

    Cara Biasa Untuk Jadi Lebih Kreatif

    Tokoh-tokoh legendaris dunia seperti Albert Einstein, Picasso, atau Steve Job tidak akan menciptakan ide berlian hanya dengan duduk manis. Mereka melakukan kegiatan sehari-hari yang mampu mengasah ide-ide mereka.