5 Faktor yang Harus Anda Perhatikan Sebelum Memutuskan Terjun di Bisnis Franchise

2 April 2018 | 21:47

Bagi orang yang ingin berbisnis, tetapi tidak ingin dipusingkan dengan segala tetek bengek tentang konsep awal, biasanya mereka akan memilih untuk terjun ke bisnis waralaba atau franchise. Dalam sistem bisnis franchise, pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnisnya menggunakan nama, merek, sistem, prosedur, dan tata cara yang telah ditetapkan. Artinya, penerima franchise (franchisee) hanya perlu menyiapkan modal untuk mendapatkan hak tersebut.

Sekilas, konsep bisnis franchise tersebut memang terdengar mudah, terutama bagi kalangan pemula yang baru terjun ke dunia bisnis. Meski begitu, tetap ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum menjalankan bisnis franchise. Dengan begitu, Anda bisa mengoptimalkan penjualan.

 

Industri franchise yang memiliki peluang sukses tinggi

Dilansir dari situs resmi Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, hingga tahun 2016 lalu tercatat ada 698 wara laba dengan jumlah gerai 24.400 di Indonesia. Tentunya bisnis franchise tersebut berasal dari berbagai bidang. Namun, apabila ingin menjalankan bisnis franchise yang memiliki peluang sukses cukup tinggi, Anda bisa memilih salah satu dari keenam bidang tersebut, yakni food, fashion, fun, transportasi, telekomunikasi, dan pariwisata.

Riset, riset, dan riset

Dalam berbisnis, Anda tidak boleh buru-buru dalam mengambil keputusan. Hal ini berlaku juga pada bisnis franchise. Jangan asal memilih bisnis franchise tertentu hanya karena pegawainya selalu ramah kepada Anda, misalnya. Anda wajib melakukan riset mendalam agar dapat mengambil keputusan yang terbaik. Pastikan bahwa bisnis franchise tersebut memang memiliki peluang untuk sukses.

Sebagai bagian dari riset, Anda bisa mengunjungi beberapa cabang franchise. Lihat apakah setiap cabang memiliki prosedur yang sama untuk mendapat gambaran tentang pengelolaan SDM-nya. Lakukan hal serupa pada bisnis franchise lainnya. Lalu, jika memungkinkan, bertanyalah kepada franchisee lain tentang franchisor bisnis tersebut. Apabila kebanyakan feedback-nya cenderung negatif, sebaiknya Anda tidak memilih bisnis franchise tersebut.

Hati-hati tren musiman

Saat melakukan riset, cari tahu pula apakah bisnis franchise yang akan Anda geluti menjual produk musiman. Misalnya, beberapa tahun lalu, bisnis franchise martabak manis dengan aneka topping premium bisa ditemukan dengan mudah di banyak tempat. Seiring berjalannya waktu, kini jumlahnya sudah jauh berkurang. Hanya beberapa saja yang bisa bertahan.

Itulah yang dimaksud dengan tren musiman. Mengikuti tren dalam berbisnis sah-sah saja dilakukan. Namun, Anda juga perlu memastikan bahwa bisnis franchise yang dipilih memiliki peluang untuk bertahan dalam jangka waktu lama sehingga Anda bisa mendapat kesuksesan yang diinginkan.

Pahami betul dokumen bisnis franchise

Sebelum benar-benar mengiyakan perjanjian bisnis franchise, pastikan Anda sudah membaca seluruh dokumen yang diberikan dan memahaminya. Secara lebih spesifik lagi, perhatikan jumlah biaya yang harus Anda bayarkan agar tidak ada biaya “tersembunyi” yang membuat Anda harus mengeluarkan biaya tambahan. Akan lebih baik apabila Anda meminta bantuan penasihat hukum untuk membahas dokumen tersebut.

Bisnis franchise juga punya risiko gagal

Sama seperti jenis bisnis lainnya, bisnis franchise juga memiliki risiko untuk gagal. Hanya karena konsep, merek, sistem, dan prosedur bisnis dirancang oleh orang lain, bukan berarti Anda sebagai pelaksana pasti akan sukses. Karenanya, untuk meminimalisir risiko tersebut, lakukan riset yang mendalam. Anda juga tetap dituntut untuk proaktif melakukan promosi demi mendatangkan pelanggan ke stan bisnis franchise Anda.

 

 

Meski terlihat mudah dan praktis, terjun ke bisnis franchise tetap memerlukan persiapan dan pertimbangan yang matang. Semoga kelima poin di atas bisa membantu Anda menjalankan bisnis franchise yang sukses. Good luck!

 

Rekomendasi

  • Travelling

    Mahakarya Berbalut Religi

    Sosok bangunan-bangunan klasik ini tak setenar Menara Eiffel, juga tak seharum Taj Mahal. Namun pesonanya tak lekang oleh waktu.

  • Business

    Peluang Usaha, Bagaimana Menemukannya?

    Peluang kadang tak menghampiri, melankan harus dicari.

  • Hobby

    Pimpin Tim Sebaik Mungkin

    Pemimpin yang dihargai anak buahnya akan lebih mudah mengarahkan tim menuju target dan tujuannya. Bagaimana caranya?

  • Hobby

    Melompat Dari Putaran Roda Hamster

    Mereka terus berlari hingga kehabisan napas. Namun setelah napas mereka habis, mereka tetap berada di dalam roda tersebut dan menyadari bahwa mereka tetap berada di tempat yang sama. Apakah itu kita?

  • Parenting

    Waspadai Cinta Posesif

    Adakah cinta yang berlebih sehingga menyakiti? Well,, jangan percaya. Cinta, semestinya tak boleh menyakitkan. Meski itu ada.

  • Hobby

    Cara Biasa Untuk Jadi Lebih Kreatif

    Tokoh-tokoh legendaris dunia seperti Albert Einstein, Picasso, atau Steve Job tidak akan menciptakan ide berlian hanya dengan duduk manis. Mereka melakukan kegiatan sehari-hari yang mampu mengasah ide-ide mereka.