Waspadai 5 Gejala Awal Penyakit Stroke Ringan

4 April 2018 | 18:45

Tahukah Anda bahwa menurut data dari Riset Kesehatan Dasar 2013, stroke menjadi salah satu penyebab utama kematian di Indonesia? Biasanya, penyakit stroke diawali dengan stroke ringan, yang dalam bahasa medis disebut juga dengan transient ischemic attack (TIA). Orang yang terkena stroke ringan biasanya mengalami gangguan fungsi otak sementara yang terjadi jika aliran darah terhambat menuju otak.

Kondisi tersebut bisa terjadi karena adanya endapan kolesterol yang mengandung lemak di dalam arteri. Padahal, arteri inilah yang berfungsi mengantarkan nutrisi dan oksigen ke otak.

Meski stroke ringan masih berada dalam tahap awal penyakit stroke, kondisi ini tak dapat dibiarkan begitu saja. Jangan sampai kondisinya semakin buruk dan menjadi lebih sulit untuk ditangani. Oleh sebab itu, sangat penting bagi Anda untuk mengenali gejala-gejala stroke ringan agar bisa segera mengambil tindakan.

Bingung atau sulit bicara

Salah satu tanda stroke ringan yang umum terjadi adalah penderita merasa bingung atau sulit bicara. Beberapa penderita bahkan juga sampai mengalami penurunan pemahaman. Dalam dunia media, kondisi ini disebut juga dengan disfasia. Untuk melakukan tes, Anda bisa meminta penderita untuk mengulang sebuah kalimat sederhana, misalnya seperti “besok saya akan pergi ke kantor”. Apabila ia merasa kesulitan untuk mengulanginya, bisa jadi ia terkena stroke ringan.

Gangguan penglihatan

Penderita stroke ringan juga bisa mengalami gangguan penglihatan. Biasanya, penglihatan mereka mendadak menjadi kabur atau redup. Beberapa orang bahkan mengalami gangguan penglihatan seolah-olah pandangannya berubah menjadi abu-abu. Kondisi ini biasanya bisa berlangsung selama beberapa menit. Apabila penderita stroke ringan mengalami hal ini, jauhkan dari paparan cahaya terang karena bisa memperburuk kondisinya.

Sakit kepala tanpa sebab

Sakit kepala memang dapat menjadi tanda atau gejala dari berbagai penyakit. Namun, apabila Anda atau ada orang di sekitar yang mendadak merasa sakit kepala dan tampak begitu intens, maka Anda harus waspada. Bisa jadi ini adalah tanda stroke ringan. Pada kondisi yang lebih parah, sakit parah sebagai gejala stroke juga terkadang disertai dengan leher kaku, nyeri wajah, hingga muntah.

Mati rasa pada bagian tubuh tertentu

Bisa dikatakan inilah tanda stroke ringan yang paling banyak diketahui oleh orang. Jadi, jangan sepelekan jika Anda atau orang lain di sekitar Anda merasa kesulitan dalam menggerakkan lengan atau jari. Biasanya, untuk mengetes tentang tanda stroke ringan satu ini, Anda bisa mengangkat kedua lengan ke depan tubuh secara bersamaan. Apabila ada lengan yang posisinya lebih tinggi dari lengan lainnya, bisa jadi hal tersebut merupakan tanda stroke ringan.

Gangguan keseimbangan atau koordinasi

Susah berjalan secara lurus atau mengalami gangguan keseimbangan juga merupakan salah satu gejala stroke ringan yang umum terjadi. Selain itu, kondisi sering tersandung dan jatuh pun sebaiknya perlu Anda waspadai. Penderita stroke ringan juga biasanya tiba-tiba kehilangan kemampuan motorik halus seperti susah menulis.

 

Umumnya, gejala-gejala stroke ringan di atas hanya terjadi secara sekilas sehingga banyak orang dengan mudah meremehkannya. Padahal, stroke ringan merupakan peringatan awal bahwa kondisi sirkulasi di otak sedang tidak baik. Apabila tidak ditangani, stroke ringan pun bisa berkembang menjadi stroke berat. Untuk menanganinya, usahakan rajin olahraga atau bergerak aktif untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

 

Rekomendasi