Cara Membangun Pendidikan Karakter Sejak Dini

1 Mei 2018 | 19:36

Membangun pendidikan karakter sejak dini sangat penting dilakukan sebab karakter bukanlah suatu hal yang diperoleh secara instan, melainkan membutuhkan proses yang cukup panjang. Pada dasarnya, cara anak memahami bentuk suatu hubungan akan menentukan cara anak memperlakukan dunianya. Pemahaman negatif akan berimbas pada perlakuan yang negatif dan pemahaman yang positif akan memperlakukan dunianya dengan positif pula.

Untuk itu, sebagai orangtua hendaknya Anda terus berupaya membangun pendidikan karakter anak sebaik mungkin sejak usianya masih dini. Tak hanya di sekolah, di rumah pun anak-anak perlu diajarkan dan diberi segala sesuatu yang positif agar terbentuk karakter yang positif juga. Lantas, bagaimana cara membangun pendidikan karakter sejak dini?

 

Mulai dengan pendidikan keagamaan

 

Agama adalah tiang kehidupan setiap manusia di dunia ini. Membangun pendidikan karakter pada anak-anak sejak dini dapat dimulai dengan menerapkan nilai-nilai keagamaan di dalam kehidupan sehari-hari. Dimana pun Anda berada dan apapun agama yang dianut, ajarkan anak-anak untuk mengenal Tuhan. Biasakan untuk mengajak anak-anak beribadah ke masjid, gereja, pura, atau wihara sesuai dengan agamanya masing-masing.

Tanamkan pada anak-anak bahwa ada kekuatan yang jauh lebih besar dari yang dimiliki manusia, yaitu kekuatan Tuhan. Ajarkan pula anak-anak untuk saling menghargai dan menghormati dengan teman-teman yang berbeda agama. Dengan begitu, semakin dini Anda menanamkan hal ini pada seorang anak, maka akan semakin kuat iman mereka, terutama ketika mereka tumbuh dewasa kelak.

Berikan kepercayaan pada anak

Sebagai orang tua Anda tentu menginginkan segala sesuatu yang terbaik untuk anak-anak. Namun, tidak semua keputusan ada di tangan Anda. Tumbuhkan pemahaman positif sejak usia dini, dengan cara memberikan kepercayaan pada anak dalam mengambil keputusan untuk dirinya sendiri. Biarlah anak-anak yang memilih kegiatan di luar sekolah seperti apa yang diinginkan untuk mengasah hobinya.

Cara ini dapat membantu anak menemukan potensi dirinya, sehingga mereka lebih mampu untuk bereksplorasi dengan sendirinya. Hindari untuk menekan anak-anak baik secara langsung atau secara halus. Ingat, setiap anak memiliki minat dan bakatnya sendiri-sendiri. Sebagai orang tua Anda hanya bertindak sebagai fasilitator, bukan diktator.

Ajarkan untuk bersikap santun

Membangun pendidikan karakter sejak dini berarti Anda wajib mengajarkan anak-anak untuk bersikap santun, bahkan dalam hal-hal sederhana seperti mengatakan ‘maaf’ dan ‘terima kasih’. Terdengar sepele, namun ternyata tidak semua anak dapat mengatakan dua hal tersebut dengan lugas karena kurangnya pembiasaan dan contoh dari lingkungan sekitar, termasuk kedua orang tua. Meminta maaf dan berterima kasih akan membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang santun.

Mau mengakui kesalahan

Disadari atau tidak, beberapa orang tua cenderung membela anaknya termasuk ketika sang anak melakukan kesalahan. Padahal hal ini jelas cara yang salah untuk membangun karakter positif bagi anak Anda. Memberikan pembelaan terhadap anak yang melakukan kesalahan adalah jalan untuk menjadikan anak tersebut sebagai seorang pengecut yang enggan mengakui kesalahan. Katakan salah jika memang yang dilakukan anak Anda adalah suatu hal yang tidak benar.

Ajarkan dan beri contoh yang terbaik dalam hal meminta maaf dan mau mengakui kesalahan. Jangan lupa, anak-anak adalah peniru yang ulung. Segala sesuatu yang dilakukan orang tuanya akan terekam jelas di dalam ingatannya dan mempengaruhi karakter anak tersebut.

 

Membangun pendidikan karakter sejak dini bukanlah hal yang sulit jika sebagai orang tua Anda juga berperan aktif.  Sekali lagi, anak adalah cerminan kedua orang tuanya. Jadi, alangkah baiknya jika Anda juga berbesar hati untuk belajar memberikan contoh karakter yang baik agar anak-anak tumbuh menjadi generasi penerus yang baik pula.

 

 

Rekomendasi